Laporan Khusus BUDAYA IMC-CM/NUSANTARA KEHADIRAN PYM SPDB PANGERAN EDWARD SYAH PERNONG DI PURI AGUNG

             


       Laporan Khusus
BUDAYA IMC-CM/NUSANTARA

KEHADIRAN PYM SPDB PANGERAN EDWARD SYAH PERNONG DI PURI AGUNG 

KLUNGKUNG BALI - MERAJUT SILATURAHMI, MENJAGA WARISAN LELUHUR LEWAT PENAMPILAN HEROIK PENDEKAR KUNTAU SEMENDE ZAID QADI ALASYAREY DENGAN PISAU DUA*

*PERTEMUAN DUA KERAJAAN AGUNG NUSANTARA:*



*PURI AGUNG KLUNGKUNG BALI, Sabtu, 10 Oktober 2026 -* Langit sore di Klungkung Bali menjadi saksi bisu pertemuan agung dua peradaban kerajaan adat terbesar di Indonesia. *Paduka Yang Mulia (PYM) Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong, Sultan Sekala Brak Yang Di Pertuan Ke-23, Pemimpin Tertinggi Kepaksian Pernong, Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak*, hadir secara resmi dan penuh wibawa di *Puri Agung Klungkung Bali*.

Kehadiran PYM SPDB yang juga dikenal sebagai *Brigjen Pol (Purn) Drs. Edward Syah Pernong, S.H., M.H.,* kelahiran Jakarta 27 Januari 1958, alumni UGM dan SEPA Polri 1984, mantan Kapolda Lampung 5 Juni - 31 Desember 2015, yang telah memimpin Kepaksian Pernong sejak *19 Mei 1989 (sudah 37 tahun bertahta)*, disambut dengan prosesi adat *"Pengalungan Bunga dan Tari Penyambutan"* oleh prajurit Puri Agung Klungkung, para Anak Agung, dan penglingsir Puri.

Tujuan kehadiran beliau sesuai dengan tema besar yang tertulis dalam spanduk acara: *"MERAJUT SILATURAHMI, MENJAGA WARISAN LELUHUR - SENI BELA DIRI"*.

Ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah *Diplomasi Budaya Kerajaan*. Puri Agung Klungkung adalah bekas pusat *Kerajaan Klungkung*, yang dahulu merupakan kerajaan tertinggi di Bali (Kerajaan Gelgel yang pecah menjadi Klungkung sebagai primus inter pares). Sedangkan Kepaksian Pernong adalah kerajaan adat tertua di Lampung, cikal bakal *Kerajaan Sekala Brak Abad ke-13*, yang terdiri dari 4 Kepaksian: *Pernong, Bejalan Di Way, Belunguh, dan Nyerupa*, dengan sistem adat Saibatin yang sangat kuat.

*II. SOSOK PYM SPDB PANGERAN EDWARD SYAH PERNONG - RAJA YANG MASIH EKSIS:*

Berdasarkan data IMC NEWS - CELEBES MAGAZINE:
- Gelar Lengkap: *Yang Mulia Sultan Sekala Brak Paduka Edward Syah Pernong, YM SPDB YD Ke-23*
- Istri: Puniakan Ratu Ir. Nurul Adiati
- Hubungan: Ike Edwin (adik sepupu, mantan Kapolda Lampung juga)
- Anak: 2
- Prinsip Adat: Menjaga *Alat Pegang Pakai (Kebesaran Adat)*, Raja-Raja Kampung Batin, Dewan Adat, Raja-Raja Jukuan, Suku Sumbai.
- Tradisi: *Hippun Adat (Musyawarah Besar)* di Lamban Gedung Dalom, Istana Kepaksian Pernong, Lampung Barat.
- Tradisi *Angkon Muakhi (Angkat Saudara)* yang terkenal: Pada 7 September 2021, beliau mengangkat Ketua DPD RI *AA LaNyalla Mahmud Mattalitti* sebagai saudara dengan gelar *Radin Gusti Calak Perkasa* lalu dinaikkan menjadi *Batin Gusti Calak Perkasa Mangkunegeri*, lengkap dengan lencana emas, selempang Gedung Dalom, Kikat Hanuang Bani, pusaka Raja Sekala Brak, dan piagam adat. Penyambutan dengan *Alam Gemisekh (perlengkapan adat kehormatan tertinggi untuk tamu agung)* dan diarak pasukan hulu balang.

Kehadiran beliau di Bali melanjutkan tradisi Angkon Muakhi antar kerajaan, mempererat ikatan Lampung - Bali.

*III. BINTANG ACARA - PENDEKAR ZAID QADI ALASYAREY - KUNTAU SEMENDE BERPISAU DUA:*

Jika PYM SPDB adalah bintang kehormatan, maka *Pendekar ZAID QADI ALASYAREY* adalah bintang aksi yang mencuri perhatian seluruh Puri.

Dalam foto/video yang beredar dan diterima Redaksi IMC NEWS, terlihat jelas:

- *Lokasi:* Jalan raya di depan Puri Agung Klungkung, malam hari, lampu-lampu adat menyala, masyarakat berkerumun membentuk lingkaran.
- *Aksi:* Pendekar Zaid Qadi Alasyarey berdiri gagah di tengah arena, menggunakan *CELANA ADAT, IKAT KEPALA MERAH, dan MEMEGANG PISAU DUA (BELATI KEMBAR / PISAU KUNTAU)* di kedua tangan kiri dan kanan.
- *Gerakan:* Kuda-kuda rendah Kuntau Semende, mata tajam, gerakan memutar, tebasan silang, lompatan harimau, dan teriakan semangat adat Semende.
- *Penonton:* PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong tampak berdiri di barisan depan, menyaksikan dengan seksama, didampingi para prajurit Puri berbaju hitam dan udeng Bali, serta ratusan warga Klungkung berbaju adat putih.

Tulisan dalam video: *"Pendekar ZAID QADI ALASYAREY Dg silat KUNTAU Semende Tampil gagah berani dg pisau dua dihadapan PYM SPDB"*

*APA ITU KUNTAU SEMENDE?*
Kuntau Semende adalah seni bela diri asli *Suku Semende*, yang mendiami wilayah *Semende Darat, Ulu, Laut - Kabupaten Muara Enim Sumsel, perbatasan Lampung Barat dan Bengkulu*. Ini adalah perpaduan:
1.  *Silat Melayu Asli* (langkah 4 penjuru)
2.  *Kuntau Cina / Kuntao* (permainan pisau dan tangan kosong cepat)
3.  *Silat Harimau Minangkabau*
4.  *Nilai Islam dan Adat Semende* (filosofi Tunggu Tubang - sistem matrilineal tertua di Sumatera).

Senjata utama: *Pisau Dua, Badik Semende, dan Tongkat Rotan*. Filosofinya: *"Hidup harus berani, mati harus bermarwah. Menjaga diri adalah menjaga marwah keluarga dan tanah adat."*

Pendekar Zaid Qadi Alasyarey sendiri diketahui adalah pendekar muda yang aktif melestarikan Kuntau Semende di rantau, murid dari guru-guru tua Semende, dan sering tampil di acara-acara kerajaan adat nasional.

*IV. MAKNA TEMA: MERAJUT SILATURAHMI, MENJAGA WARISAN LELUHUR - SENI BELA DIRI:*

Tema ini bukan sekadar slogan. Ini adalah jawaban atas krisis identitas budaya Nusantara di era globalisasi.

- *Merajut Silaturahmi:* Mempertemukan Raja Lampung dan Raja Bali yang terpisah ribuan kilometer laut, tapi satu darah Nusantara. Dulu Kerajaan Sekala Brak dan Kerajaan Bali sama-sama Hindu-Buddha sebelum Islam masuk ke Lampung. Kini bersatu kembali dalam bingkai NKRI dan adat.
- *Menjaga Warisan Leluhur:* Puri Agung Klungkung menjaga *Tari Baris, Keris Bali, dan Lontar*. Kepaksian Pernong menjaga *Tapis Lampung, Siger, dan Hukum Adat Saibatin*. Keduanya bertemu untuk saling belajar menjaga.
- *Seni Bela Diri:* UNESCO telah mengakui Pencak Silat sebagai warisan budaya tak benda dunia. Penampilan Kuntau Semende di Bali adalah bukti bahwa silat bukan hanya Jawa, tapi juga Sumatera, dan diakui oleh kerajaan Bali.

*V. SUASANA PURI AGUNG KLUNGKUNG - MAGIS DAN KHIDMAT:*

Berdasarkan kesaksian warga: Acara dimulai pukul 19.00 WITA, diawali dengan doa bersama secara Hindu Bali dan Islam adat Lampung (toleransi). Kemudian sambutan dari *Penglingsir Puri Agung Klungkung*, lalu sambutan dari *PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong*.

Setelah itu, penampilan seni bela diri: selain Kuntau Semende, juga ada penampilan *Pencak Silat Bali (Bakbakan)* sebagai pembanding. Namun penampilan Kuntau Semende dengan pisau dua menjadi yang paling menegangkan dan mendapat tepuk tangan paling meriah.

Acara ditutup dengan *Foto Bersama dan Penyerahan Cinderamata*: Keris Bali untuk Sultan Lampung, dan Kain Tapis Lampung untuk Raja Klungkung.

*VI. PENUTUP - HARAPAN IMC NEWS - CELEBES MAGAZINE:*

IMC NEWS - CELEBES MAGAZINE sebagai media pelestari budaya Nusantara sangat mengapresiasi langkah PYM SPDB Pangeran Edward Syah Pernong. Di usia beliau yang ke-68 tahun (2026), beliau masih aktif keliling Nusantara menjaga silaturahmi antar kerajaan.

Kami berharap:
1.  Kerjasama budaya Lampung-Bali terus berlanjut, termasuk pertukaran pendekar silat.
2.  Kuntau Semende diajarkan di sanggar-sanggar silat Bali dan sebaliknya silat Bali diajarkan di Lampung Barat.
3.  Pemerintah Pusat melalui Kemendikbudristek memberikan dukungan dana pelestarian untuk kerajaan-kerajaan adat seperti Kepaksian Pernong dan Puri Agung Klungkung.

*Tabik Pun! Om Swastiastu! Salam Budaya Nusantara!*

*Dari Lampung untuk Bali, dari Bali untuk Indonesia!*

Tim Budaya & Kerajaan Nusantara IMC NEWS - CELEBES MAGAZINE*
*Biro Bali - 

Penulis: Drs.Hatta Hamzah, MM. Kr. Gajang 
*Editor: KAMAL PETTA PABBICARA - Pemimpin Umum IMC NEWS - CELEBES MAGAZINE*


*Tagar Ekstra:*
#PYMSPDB #PangeranEdwardSyahPernong #SultanSekalaBrak23 #KepaksianPernong #PaksiPakSekalaBrak #LampungBarat #PuriAgungKlungkung #KlungkungBali #ZaidQadiAlasyarey #KuntauSemende #Semende #SilatKuntau #PisauDua #SeniBelaDiri #MerajutSilaturahmi #MenjagaWarisanLeluhur #KerajaanNusantara #RajaRajaNusantara #BudayaLampung #BudayaBali #IMCNewsCelebesMagazine #KamalPettaPabbicara #BreakingNewsBudaya



ULDIA CL


E REM

o Vra
ido iral ...!. Ibu Subia



o Berantas Bos

lestarikan Adat Dan Budaya Sulawesi Selatan

       
5

Posting Komentar

0 Komentar