Kota Masohi Sudah Layak untuk Menjadi Kota Madya

 Pewarta : Tommy Maurets

Editor     : Mustafa Kamal
Kota Masohi Sudah Layak untuk Menjadi Kota Mady0a


 Masohi,celebes magazine.com-Masohi telah memiliki kelayakan berdasarkan  ketentuan Undang-Undang (UU) Otonomi Daerah Nomor 32, Tahun 2006,  dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI bersama Dirjen Otda, Dalam usulan pemekaran Kota Masohi itu sudah sampai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

 Pendapat ini disampaikan Wakil Ketua Komisi A DPRD Maluku Drs. Darul Kutni Tuhepaly kepada wartawan di Ambon, Senin malam pada tanggal 17/6/2019 tahun lalu.

Menurut politisi PPP Maluku ini, dorongan untuk memekarkan Masohi sebagai Kotamadya, selain Kota

Maka untuk itu, kata Kutni, harusnya Pemkab Malteng mampu menjemput hal ini dengan bersikap ikhlas mendorong dengan memberikan rekomendasi atas usulan tersebut. Persoalan teknis lainnya tentang pemindahan Ibukota  Malteng, itu akan dibahas kedepan. Sebab, secara geografi Kabupaten Maluku Tengah cukup luas jadi persoalan nantinya bisa dibijaki bersama.

“Saya sudah sempat berbicara dengan Wakil Bupati Malteng pak Leleury soal ini. Beliau lantas mempertanyakan soal pemindahan ibukota Kabupaten Malteng, saya bilang ke beliau Maluku Tangah itu wilayah besar bisa saja dipindahkan ke daerah lain, asalnyakan hal ini disambut dulu,” beber Kutni.

Kutni juga menyampaikan beberapa pendapatnya, bahwa pemekaran Kota Masohi menjadi Kotamadya adalah sebuah upaya untuk menjadikan Masohi sebagai sebuah kota sejarah, karena dari historisnya Masohi itu termasuk dua kota di Indonesia yang peletakkan batu pertamanya dilakukan oleh Bung Karno, selain Kota Palangkaraya pada tahun 1953.

Selian itu, dengan upaya usulan pemekaran Kota Masohi menjadi DOB di Provinsi Maluku, kedepan tidak menutup kemungkinan rencana pemindahan Ibukota Provinsi Maluku ke daerah Makariki perlahan bisa terwujud.

“Pengembangan sebuah wilayah itu tidak bisa dilakukan secara sporadis, tapi harus dibijaki secara perlahan dengan mengurangi kekurangan-kekuarangan yang ada. Kan kalau kota Masohi dimekarkan, otomoatis ada geliat pembangunan disana, bahkan dari sisi ekonomi akan memantik pertembuhan ekonomi disana,” urainya.

Ditanyai terkait perkembangan pemekaran 13 DOB di Indonesia, Kutni Tuhepaly menyampaikan, ke 13 DOB itu saat ini dalam proses dan kemungkinan untuk DOB di Maluku sudah disampaikan akan terpenuhi sesuai usulan. 

Kabiro Maluku

Pewarta : Tommy Maurets

Editor     : Mustafa Kamal









Posting Komentar

0 Komentar