*BKK Provinsi untuk Kabupaten Majene Diharapkan Difokuskan pada Program Strategis dan Berdaya Ungkit bagi Perekonomian Daerah*
*MAJENE* – _imc news_ – Kabupaten Majene berpeluang memperoleh alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan nilai yang diperkirakan cukup besar. Dana tersebut kemungkinan besar akan dikelola melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene.
Sehubungan dengan hal tersebut, sejumlah pihak berharap perencanaan dan pemanfaatan BKK tidak kembali didominasi oleh kegiatan pemeliharaan yang dilaksanakan melalui mekanisme swakelola.
Dana BKK seyogianya diarahkan pada program dan kegiatan yang lebih strategis, mampu menyentuh kebutuhan infrastruktur prioritas, memberikan manfaat luas bagi masyarakat, serta menciptakan efek berganda _multiplier effect_ terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penggunaan mekanisme swakelola juga perlu mempertimbangkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar tidak menimbulkan tumpang tindih dengan ruang lingkup pekerjaan yang semestinya dilaksanakan melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa sesuai ketentuan,” ujar sumber di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene.
Perencanaan yang tepat juga diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha konstruksi lokal, khususnya usaha kecil dan menengah, untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Majene diharapkan menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta kepatuhan terhadap regulasi dalam pengelolaan BKK Provinsi.
Dengan demikian, dana yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat nyata, meningkatkan kualitas infrastruktur, menggerakkan perekonomian daerah, serta mendukung keberlangsungan usaha pelaku jasa konstruksi lokal.
Harapan tersebut merupakan bentuk dukungan agar setiap rupiah anggaran yang diterima dari Pemerintah Provinsi dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kabupaten Majene dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
*Penulis: Tim Redaksi IMC News*
_Majene, 6 Agustus 2026_









0 Komentar