SILATURAHMI AKBAR DI BARRU: Wartawan, LSM, Pemkab Barru dan Manajemen PLTU Bawasalo Duduk Satu Meja Bahas Keluhan Warga Desa Lampoko Soal Debu Batubara
*BARRU, SULSEL - IMC NEWS CELEBES MAGAZINE.*
Suasana penuh keakraban namun serius mewarnai pertemuan silaturahmi antara insan pers, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru, dan Manajemen PLTU Bawasalo.
Pertemuan dialog terbuka yang diinisiasi sebagai jembatan komunikasi ini digelar untuk menyikapi keluhan warga *Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru*, yang menjadi desa lingkar dan merasakan dampak langsung operasional PLTU Bawasalo.
*KELUHAN WARGA: DEBU, BISING DAN AIR BERSIH*
Perwakilan warga yang difasilitasi oleh rekan-rekan wartawan dan LSM mengungkapkan fakta di lapangan. Saat musim kemarau dan angin kencang bertiup, debu dari area _stockpile_ batubara beterbangan masuk ke pemukiman.
> "Atap rumah warga kotor semua, jemuran penuh debu hitam. Yang paling kami khawatirkan anak-anak kami mulai batuk-batuk, rentan gangguan ISPA," ungkap warga.
Selain debu, warga juga mengeluhkan kebisingan dan akses air bersih yang mulai terdampak.
*RESPON MANAJEMEN PLTU BAWASALO: SIAP PERKUAT PENGENDALIAN DEBU*
Menanggapi keluhan tersebut, pihak Manajemen PLTU Bawasalo menunjukkan itikad baik dan komitmennya untuk melakukan perbaikan.
Pihak manajemen berjanji akan memperkuat sistem pengendalian debu dengan langkah konkret:
1. Menambah unit _water spray_ / _dust suppression_ di area stockpile
2. Melakukan penyiraman jalan angkut secara berkala dan intensif
3. Melakukan penutupan dan perbaikan pada jalur _conveyor_ batubara
4. Evaluasi SOP lingkungan secara berkala
*PEMKAB BARRU SIAP JADI MEDIATOR*
Sementara itu, perwakilan Pemkab Barru yang turut hadir menegaskan peran pemerintah sebagai fasilitator.
Pemkab Barru bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barru akan melakukan monitoring lapangan bersama dan memfasilitasi pertemuan lanjutan agar tercapai solusi *win-win solution* antara perusahaan dan masyarakat lingkar tambang.
"Kami tidak menolak investasi. PLTU Bawasalo ini sangat penting untuk pasokan listrik Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Tapi kami juga minta hak kami sebagai warga lingkar untuk mendapatkan udara bersih dan hak untuk hidup sehat," tegas salah satu perwakilan LSM yang hadir, yang disambut tepuk tangan peserta.
*HASIL KESEPAKATAN:*
Pertemuan yang berlangsung konstruktif tersebut diakhiri dengan beberapa kesepakatan penting:
*1. Dibentuknya Tim Kecil Terpadu* yang terdiri dari perwakilan Pemkab Barru, DLH, Manajemen PLTU, LSM, Wartawan dan Perwakilan Warga Desa Lampoko.
*2. Dibukanya Posko Pengaduan Warga Terdampak PLTU Bawasalo* yang akan ditempatkan di Kantor Desa Lampoko untuk menampung laporan warga secara real-time.
Diharapkan dengan dibukanya ruang dialog ini, PLTU Bawasalo bisa tetap beroperasi optimal namun dengan tetap memperhatikan kesehatan dan kelestarian lingkungan warga Desa Lampoko.
*Laporan: Biro Barru - IMC News Celebes*
*Editor: Pimpinan Redaksi IMC News - Anis Andriyadi*
*#PLTUBawasalo #Barru #DesaLampoko #DLHBarru #PemkabBarru #IMCNews #PencemaranUdara #DebuBatubara #Sulsel*
o Berantas Bos
I



.jpg)





0 Komentar