*STRATEGI WALIKOTA MAKASSAR DALAM MENDUKUNG KEBERSIHAN & PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN*
*MAKASSAR, 17 IMC News - September 2026 -* Wali Kota Makassar, *Munafri Arifuddin (Appi)*, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk mewujudkan kota yang bersih, inklusif, dan berkelanjutan sesuai visi *Makassar Unggul, Inklusif, Aman dan Berkelanjutan (MULIA)*.
Persoalan kebersihan dan sampah menjadi fokus utama. Saat ini, TPA Antang menerima sekitar 290 ribu ton dari total 388 ribu ton sampah per tahun. Jika tidak ada intervensi serius, umur TPA diperkirakan tidak lebih dari 2 tahun lagi.
Untuk itu, Appi menjalankan *5 Strategi Utama:*
*1. Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill & PSEL*
Pemkot mentransformasikan pengelolaan TPA Antang dari sistem buang terbuka menjadi _sanitary landfill_ yang modern. Dalam 180 hari, Pemkot juga mempercepat pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk mengurangi beban TPA.
*2. Pilah Sampah dari Rumah & TPS3R Mandiri*
Mulai 1 Agustus 2026, Pemkot mewajibkan pemilahan sampah organik dan anorganik di tingkat kelurahan. Armada DLH hanya akan mengangkut residu. Model TPS3R mandiri seperti di Bukit Baruga yang mampu mengelola 87% sampah (2,5 ton/hari) akan direplikasi di semua perumahan. Pengelola yang berhasil dapat insentif pengurangan retribusi.
*3. Gerakan 100.000 Biopori, Maggot & Eco Enzyme*
Setiap RT wajib memiliki biopori, eco enzyme, dan budidaya maggot. Sampah organik tidak dibuang ke TPA, tapi diolah menjadi kompos untuk mendukung program Urban Farming.
*4. Urban Farming Sebagai Solusi Ganda*
Walikota menginstruksikan DP2, DLH, dan Dinas Ketahanan Pangan berkolaborasi. Sampah organik diolah jadi kompos untuk urban farming di lorong-lorong. Ini sekaligus menekan sampah dan memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lorong.
*5. Perkuat Armada & Bebas Iuran Sampah untuk Warga Miskin*
Pemkot menambah 50 unit motor roda tiga, 9 unit dump truck baru tahun 2025, dan 15 bantuan dari Pemprov Sulsel untuk menjangkau lorong sempit. Untuk keadilan sosial, Pemkot memperluas pembebasan iuran sampah dari rumah tangga 450-900 VA menjadi hingga *1.300 VA*. Di Ujung Tanah saja sudah 3.122 rumah yang digratiskan.
> “Persoalan sampah tidak bisa hanya tugas pemerintah. Semua harus bergerak dari rumah. Kalau ini maksimal, Makassar akan jadi kota bersih, hijau, dan sehat. Adipura akan datang dengan sendirinya,” tegas Munafri Arifuddin.
Dengan strategi hulu ke hilir ini, Pemkot Makassar menargetkan *Zero Waste dan Ekonomi Sirkular* dapat terwujud dan menjadi model nasional.
*Penulis: Kamal Petta Pabbicara - IMC News Makassar*
,,*catatan Redaksi*
STRATEGI WALIKOTA MAKASSAR UNTUK KOTA BERSIH!
Walikota Munafri Arifuddin (Appi) genjot 5 langkah:
1. TPA jadi Sanitary Landfill & PSEL
2. Pilah sampah dari rumah & TPS3R mandiri
3. 100.000 Biopori + Maggot
4. Sampah organik untuk Urban Farming lorong
5. Tambah armada & gratis iuran sampah hingga 1300 VA
Makassar Menuju Kota Dunia yang Bersih & Berkelanjutan!
#MunafriArifuddin #Appi #MakassarBersih #DLH #IMCNews
o Berantas Bos


.jpg)





0 Komentar