BARRU, CELEBES MAGAZINE.COM.– Isu terkait rencana mutasi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru mulai mencuat dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Bahkan, nama-nama ASN yang dikabarkan akan dimutasi telah beredar luas, termasuk pegawai yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas politik.
Isu ini telah berkembang dalam beberapa hari terakhir dan memicu perhatian publik. Sejumlah warga menilai penyebaran informasi yang belum dikonfirmasi kebenarannya tersebut dapat menciptakan kegaduhan dan memicu spekulasi negatif terhadap kinerja pemerintahan daerah.
“Sebaiknya mutasi dilakukan secara profesional dan sesuai kebutuhan organisasi. Kalau isu ini dibiarkan tanpa penjelasan, bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” ujar salah satu tokoh masyarakat Barru yang enggan disebutkan namanya. (31/05/2025).
Menyikapi hal ini, masyarakat berharap pemerintah daerah bertindak terbuka dan menyampaikan informasi resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik. Proses mutasi ASN seharusnya mengacu pada prinsip meritokrasi, bukan berdasarkan faktor-faktor di luar profesionalitas.
Mengingat masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Barru yang terbatas hanya lima tahun, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi hal krusial dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Transparansi dalam kebijakan kepegawaian merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemkab Barru terkait beredarnya daftar nama ASN yang akan dimutasi. Masyarakat pun terus menantikan kejelasan informasi agar tidak terjadi kegaduhan yang berlarut-larut.(red)






0 Komentar