*Kamal Petta Pabbicara: *TOKOH MASYARAKAT GOWA SOROTI PELAKSANAAN HAK ANGKET DPR GOWA: "JANGAN TELANJANGI PRIVASI BUPATI DI MUKA UMUM"*

                     

*Kamal Petta Pabbicara: 

*TOKOH MASYARAKAT GOWA SOROTI PELAKSANAAN HAK ANGKET DPR GOWA: "JANGAN TELANJANGI PRIVASI BUPATI DI MUKA UMUM"*  

*GOWA* – _IMC News_ – Pelaksanaan *Hak Angket di DPRD Kabupaten Gowa* mulai menjadi sorotan publik. *Salah satu tokoh masyarakat Gowa*, menyampaikan keprihatinannya terkait cara DPRD mengusut dugaan perselingkuhan yang menyeret nama *Bupati Gowa*.

Dalam pernyataannya, menegaskan bahwa tidak ada pihak yang dapat membenarkan perselingkuhan. Terlebih jika dilakukan oleh seorang pejabat publik seperti bupati.

"*Tidak ada satupun yang bisa membenarkan perselingkuhan itu. Apalagi seorang figur semacam bupati*," ujarnya.

*DPR Diminta Jaga Etika dan Batas Kewenangan*  

Namun di sisi lain, menilai DPR perlu menyadari batas dalam menjalankan hak angket. Ia menyoroti bahwa pembahasan yang dilakukan sudah terlalu jauh menyentuh ranah privasi pribadi bupati dan dinilai terlalu "puglar" dibuka di muka umum.

"*DPR sayangnya terlalu puglar menelanjangi hak privasi bupati di muka umum. Bahkan sampai seluruh dunia tahu. Mestinya hak angket dilakukan tertutup*," tegasnya.

Tokoh masyarakat ini menyarankan, jika persoalan sudah dianggap serius dan masuk ranah hukum pidana, sebaiknya diserahkan ke aparat kepolisian untuk diproses, lalu dilanjutkan ke pengadilan. 

"*Jangan DPR melakukan hak angket sudah berlaku seperti pengadilan*," tambahnya.

*Aspek Perlindungan Perempuan Jadi Sorotan*  

Pernyataan serupa juga datang dari seorang *praktisi hukum Makassar* yang tidak disebutkan namanya. Ia menekankan bahwa *Bupati Gowa adalah seorang perempuan* sehingga hak dan privasinya perlu dilindungi sesuai undang-undang.

"*Kasihan yang terperiksa ini. Seorang figur sudah sangat terdampak psikologis terhadap masyarakat, terutama di mata keluarganya*," katanya.

Ia pun meminta pihak DPRD untuk menghentikan pelaksanaan hak angket dengan cara yang dinilai mencederai martabat pribadi.

*#HakAngket #DPRDGowa #BupatiGowa #KamalPettaPabbicara #Gowa #Politik #IMCNews*

_Penulis: Kamal Petta Pabbicara Tim Redaksi Pemberitaan IMC News Sulsel  

*Catatan Redaksi*:  

IMC News menjunjung asas praduga tak bersalah. Berita ini bertujuan memberitakan dinamika politik dan masukan dari masyarakat. Kami terbuka untuk hak jawab dari pihak DPRD Gowa maupun Pemerintah Kabupaten Gowa.

o Vra
ido iral ...!. Ibu Subia



o Berantas Bos

lestarikan Adat Dan Budaya Sulawesi Selatan

          

Posting Komentar

0 Komentar