Husnia Talenrang
*TOKOH ADAT GOWA: BUPATI TERPOJOK, JANGAN MATIKAN KINERJA PEMERINTAHAN*
*GOWA* – Polemik yang menyeret nama *Bupati Gowa Bisnis Talenrang* dinilai semakin memojokkan kepala daerah. Seorang tokoh adat Gowa angkat suara dan menyebut situasi yang dihadapi Bupati saat ini "sangat miris".
Tokoh tersebut menyoroti pemanggilan Bupati oleh *DPRD Gowa* dalam rangka hak angket.
*"Bupati merasa dirinya tidak diberi hak dalam menghadiri hak angket. Seakan-akan DPRD menekan Bupati. Padahal proses hak angket yang dilaksanakan DPR itu berlaku mirip sidang di pengadilan"* katanya.
Menurutnya, proses politik yang berlarut-larut justru berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan.
*"Selesaikan Dengan Bijak, Jangan Hanya Soroti Pribadi"*
Tokoh adat itu mengajak semua pihak untuk tidak memperkeruh suasana.
*"Mari kita sama-sama mengatasi persoalan Bupati atau menyelesaikannya dengan bijak. Jangan hanya persoalan pribadi Bupati yang selalu jadi sorotan"* tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar publik dan DPRD tidak melupakan fokus utama, yakni pembangunan daerah.
*"Harusnya kita juga tengok bagaimana perkembangan Kabupaten Gowa di bawah kepemimpinan Bupati Gowa. Jangan sampai karena persoalan ini, pelayanan ke masyarakat jadi terbengkalai"* lanjutnya.
*Harapan ke DPRD dan Pemkab*
Ia berharap DPRD Gowa dan Pemkab Gowa dapat duduk bersama, mengedepankan musyawarah, dan menyelesaikan persoalan sesuai aturan agar roda pemerintahan tetap berjalan.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi ke DPRD Gowa dan Pemkab Gowa masih terus diupayakan redaksi.
penulis Kamal Petta Pabbicara Tim Redaksi Pemberitaan IMC News- Sulsel
*#BupatiGowa #DPRDGowa #HakAngket #Gowa #IMCNews*







0 Komentar