I
PARKIR MAKASSAR UNTUK PERUSAHAAN LOKAL*
*Berdayakan Perusahaan Lokal Untuk Kelola Parkir di Makassar*
*MAKASSAR IMC News-* Pengelolaan parkir di Kota Makassar selama ini menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial. Namun, potensinya belum maksimal karena masih banyaknya parkir liar, kebocoran retribusi, dan pengelolaan yang belum modern.
Sudah saatnya Pemerintah Kota Makassar *memberdayakan perusahaan lokal* yang ada di Makassar dan Sulawesi Selatan untuk ikut mengelola parkir, baik parkir Tepi Jalan Umum (TJU) maupun parkir kawasan/off-street.
*Kenapa Harus Perusahaan Lokal?*
*1. PAD Tetap di Makassar, Tidak Lari Keluar*
Jika dikelola perusahaan lokal, perputaran uang, pajak, dan lapangan kerja tetap di Makassar. Tidak dibawa keluar daerah oleh perusahaan dari luar Sulsel.
*2. Paham Karakter Kota & Juru Parkir*
Perusahaan lokal lebih paham kultur, titik macet, dan karakter juru parkir (jukir) resmi. Pembinaan jukir akan lebih manusiawi. Sesuai data Perumda Parkir Makassar Raya, jumlah jukir resmi mencapai ribuan yang butuh pembinaan dan legalitas.
*3. Dorong Digitalisasi & Transparansi*
Perusahaan lokal sekarang sudah banyak yang siap dengan sistem _manless parking, gate system, QR Code, Virtual Account, dan Multi Payment (QRIS, OVO, Gopay, Dana)_. Ini yang sedang didorong Perumda Parkir Makassar Raya untuk cegah kebocoran dan pungli.
*4. Buka Lapangan Kerja Anak Lorong*
Parkir adalah sektor padat karya. Jika perusahaan lokal diberdayakan, rekrutmen bisa prioritaskan warga Makassar, anak lorong, dan UMKM sekitar.
*Model yang Ditawarkan:*
Pemerintah Kota tidak harus melepas sepenuhnya ke swasta. Bisa dengan model *Kerja Sama Operasional (KSO) antara Perumda Parkir Makassar Raya dengan Perusahaan Lokal* yang berpengalaman di bidang perparkiran, teknologi, dan manajemen.
Perumda sebagai pemegang regulasi dan pengawas sesuai Perda No. 17 Tahun 2006, sementara perusahaan lokal sebagai mitra operator yang wajib setor target PAD, bina jukir, pasang fasilitas, dan laporan transparan via Corporate Management System (CMS).
> "Jangan lagi jual jasa parkir Makassar ke luar. Kita punya banyak pengusaha lokal yang mampu, punya teknologi, dan siap kolaborasi untuk bikin parkir Makassar yang tertib, aman, nyaman, dan berkeadilan," ujar salah satu pemerhati perkotaan Makassar.
Dengan memberdayakan perusahaan lokal, parkir bukan lagi dianggap sebagai lahan pungli, tapi sebagai pelayanan publik yang modern, profesional, dan menjadi kebanggaan Kota Makassar sebagai Kota Dunia.
*Penulis Kamal Petta Pabbicara - IMC News Makassar*
o Berantas Bos


.jpg)





0 Komentar