Foto Dok: Silaturahmi Kapolda di Lobi Gedung Promoter Polda Metro Jaya, 10/10/2026*
*EDISI LAPORAN KHUSUS NO.47 | OKTOBER 2026*
Kapolda Metro Jaya Buka Saluran Pengaduan WhatsApp 08118129494, Tampung Aspirasi Insan Pers & Influencer - Dialog Terbuka di Lobi Promoter*
*JAKARTA – IMC NEWS CELEBES MAGAZINE | Sabtu, 10 Oktober 2026, Lobi Gedung Promoter Polda Metro Jaya -* Pemandangan berbeda terlihat di Lobi Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Sabtu siang. Tidak ada sekat, tidak ada jarak. Kapolda Metro Jaya *Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., http://M.Hum.* duduk melingkar, memegang mic, mendengarkan satu per satu curhatan wartawan dan influencer. Momen inilah yang terekam dalam foto eksklusif IMC News - Kapolda dengan seragam lengkap bintang tiga, badge D. HARTANTO, mendengarkan dengan serius.
Kegiatan silaturahmi dan makan siang bersama insan pers serta influencer media sosial ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah *ruang dialog terbuka* yang sengaja dibuka Kapolda untuk mendengar langsung keresahan di lapangan.
Kegiatan itu turut dihadiri *Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Adex Yudiswan* beserta jajaran pejabat utama Polda Metro Jaya.
*"SIANG INI SAYA INGIN MENDENGAR"*
Kalimat itu menjadi pembuka yang menohok. Kapolda menegaskan, ia tidak ingin hanya bicara, tapi ingin mendengar.
"Siang ini saya ingin bertemu dengan rekan-rekan wartawan. Tujuannya sebenarnya satu, saya ingin mendengar," ujar Kapolda dengan suara tegas namun hangat, seperti yang terekam dalam foto.
Menurut Dadang Hartanto, kritik, saran, dan aspirasi masyarakat adalah *bagian penting dalam proses pembenahan institusi Polri.* Ia menyadari bahwa peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya menyangkut kinerja personel di lapangan, tetapi juga sistem dan manajemen pelayanan yang harus terus dievaluasi dari waktu ke waktu.
Melalui masukan yang disampaikan secara terbuka, berbagai persoalan di lapangan - mulai dari pungli, calo kerja, premanisme, hingga pelayanan SKCK dan SIM - diharapkan dapat diidentifikasi sehingga langkah perbaikan bisa dilakukan secara tepat dan berkelanjutan, bukan sekadar reaktif.
*BREAKTHROUGH: KAPOLDA BUKA HOTLINE WHATSAPP 08118129494*
Sebagai bukti keterbukaan, Kapolda tidak hanya mendengar, tapi langsung memberi solusi konkret.
Sebagai bentuk keterbukaan terhadap laporan dan keluhan masyarakat, Kapolda Metro Jaya juga *membuka saluran komunikasi resmi melalui WhatsApp di nomor 08118129494 - aktif 24 jam.*
Ini adalah saluran pengaduan langsung ke Kapolda. Masyarakat Jabodetabek yang mengalami pemerasan, penipuan job fake scam, pungli, atau pelayanan yang tidak memuaskan, bisa langsung WA ke nomor tersebut.
Selain melalui saluran tersebut, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui fungsi pengawasan internal dan *Propam* sesuai dengan jenis permasalahan yang dilaporkan. Semua laporan akan dicatat dan diverifikasi.
Kapolda menegaskan bahwa setiap masukan yang diterima menjadi perhatian untuk ditelaah dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari evaluasi pelayanan kepolisian.
"Ini sangat berharga buat saya. Dan ini akan saya pikirkan dan tindak lanjuti," ujarnya menanggapi masukan dari wartawan dan influencer, termasuk masukan soal job fake scam yang sebelumnya disampaikan influencer Cang Hedi.
*INSAN PERS & INFLUENCER DINILAI PUNYA PERAN STRATEGIS DI ERA DIGITAL*
Kapolda juga berharap hubungan komunikasi dan silaturahmi dengan insan pers terus terjalin dengan baik. Menurutnya, di era digital saat ini, *media memiliki peran strategis* dalam menyampaikan informasi, mengangkat persoalan masyarakat, serta menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan publik.
Melalui pemberitaan dan penyampaian aspirasi yang konstruktif, berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi perhatian kepolisian untuk ditangani sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Keterbukaan terhadap kritik dan masukan tersebut sejalan dengan semangat *"Polisi Bersama Masyarakat"*, sekaligus menjadi bagian dari upaya Polda Metro Jaya mewujudkan pelayanan yang lebih responsif, humanis, dan transparan terhadap kebutuhan warga Jakarta.
Kapolda menegaskan bahwa orientasi utama pelaksanaan tugas kepolisian adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Jadi kita kerja untuk melayani, melayani Jakarta. Itu harus kita lakukan," tegasnya dengan tangan terbuka, seperti terlihat dalam foto dialog tersebut.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara kepolisian, insan pers, dan influencer media sosial semakin kuat, sehingga komunikasi publik dapat berjalan lebih terbuka dan berbagai persoalan keamanan serta pelayanan masyarakat dapat ditangani secara lebih baik dan cepat - cukup dengan satu WA ke 08118129494.
*Penulis: Haris Pranatha, C. PFW., C. MDF., C. JKJ., C. FTAX*
*Editor: Kamal Petta Pabbicara*
5







0 Komentar