*Dari Kerajaan Nepo ke Kota BJ Habibie: Akar Sejarah Parepare-Barru Pra Kemerdekaan*
*[BARRU/PARE], http://IMCNews.id* – Sebelum Indonesia merdeka, peta Sulawesi Selatan tidak sama seperti sekarang. *Kota Parepare* yang kita kenal hari ini, dulunya berada di bawah naungan *Kerajaan Nepo*.
Kerajaan Nepo atau _Nepo Rijk_ dalam catatan Belanda, adalah salah satu kerajaan Bugis kecil yang eksis pra kemerdekaan. Wilayah kekuasaannya membentang di area yang kini masuk *Kabupaten Barru dan Kota Parepare*.
*Jurnalisme Solusi: Mengenal Akar untuk Membangun Masa Depan*
“Di jaman pra kemerdekaan Indonesia, kota Parepare masuk di Kerajaan Nepo. Saat ini Nepo sudah masuk wilayah Kabupaten Barru,” kata sumber sejarah lokal.
Fakta ini penting karena:
*1. Nepo = Tanah Kelahiran BJ Habibie*
Presiden RI ke-3 Prof. Dr. B.J. Habibie lahir dan dibesarkan di Parepare, yang dulunya tanah Nepo. Dari tanah kerajaan Bugis ini lahir anak bangsa yang mendunia di bidang teknologi.
*2. Barru-Parepare Satu Akar*
Secara budaya dan sejarah, Barru-Parepare tidak bisa dipisahkan. Dulu satu wilayah adat, satu bahasa, satu kerajaan. Baru setelah NKRI terbentuk, jadi administrasi berbeda: Barru Kabupaten, Parepare Kota.
*3. Identitas yang Terlupakan*
Banyak generasi muda Barru-Parepare tidak tahu kalau daerahnya dulu pusat Kerajaan Nepo. Padahal dari sejarah ini kita bisa belajar: kerajaan kecil bisa melahirkan tokoh besar kalau pendidikannya dijaga.
*Catatan IMC News:*
Sejarah bukan untuk diratapi, tapi untuk dipelajari. Kalau dulu Kerajaan Nepo bisa jadi pusat peradaban Bugis, maka Barru-Parepare hari ini harus jadi pusat SDM unggul.
Dari tanah Nepo lahir BJ Habibie. Siapa tahu 20 tahun lagi, dari Barru lahir ilmuwan, insinyur, atau pemimpin nasional berikutnya.
*Pesan ke Pemuda Barru:*
Kenalilah sejarah tanahmu. Karena orang yang lupa asal-usul, gampang goyah arahnya. Tapi orang yang tahu akarnya, langkahnya pasti.
*Penulis: Mf Kamal*
Tim Redaksi Pemberitaan IMC News






0 Komentar