*MASOHI, IMC News –
Hawa sejuk khas pegunungan Manusela, Maluku Tengah, kini tak lagi hanya dinikmati warga lokal. Angin segar dari jantung Taman Nasional Manusela mulai berhembus ke komunitas touring mancanegara yang datang menjelajahi keindahan alam dan budaya Maluku.
"Minggu lalu ada 2 grup touring dari Eropa dan Australia masuk jalur Manusela via Masohi. Mereka kaget sama udaranya. Siang 22°C, malam bisa 16°C. Jauh beda sama panas pesisir," ujar salah satu pegiat wisata alam Manusela.
*3 Alasan Manusela Diserbu Bule:*
1. *Ekowisata Dunia*: Manusela adalah rumah bagi satwa endemik seperti Kuskus, Nuri, dan burung Kasturi Ternate. Jalur trekkingnya menantang tapi view-nya setara Pegunungan Alpen versi Maluku.
2. *Budaya TNS*: Wisatawan mancanegara tertarik dengan tradisi Pela Gandong masyarakat TNS. Konsep basudara dan siwalima jadi pengalaman budaya yang tidak mereka temui di negara sendiri.
3. *Udara Bersih*: Di tengah isu perubahan iklim, hawa sejuk + bebas polusi Manusela jadi obat. Cocok untuk healing, meditasi, dan touring motor/mobil.
*Tantangan & Harapan*
Meski potensinya besar, akses jalan ke Manusela masih jadi PR. IMC News berharap Pemda Maluku Tengah & Kota Masohi bisa benahi infrastruktur tanpa merusak alam.
"Kalau akses diperbaiki + homestay warga diberdayakan, Manusela bisa jadi 'New Zealand-nya Maluku'. Uang wisatawan langsung ke masyarakat TNS," tambah sumber redaksi.
*Penutup*
IMC News - PT Indo Multimedia Celebes mengajak pelaku wisata dan warga Manusela menyiapkan diri. Mari sambut wisatawan dengan budaya Pela Gandong: ramah, jujur, dan jaga alam.
*Tentang IMC News:* Media online milik PT Indo Multimedia Celebes yang fokus liput hukum, sosial, budaya & potensi daerah di Maluku Tengah, Kota Masohi, dan Sulawesi Selatan.
penulis Mf Kamal Tim Pemberitaan IMC News Makassar
Editor Tommy Maurist.
o Vr
id iral ..!. Ibu Subiao Berantas B






0 Komentar