*PEMKOT SAMARINDA TARGET 100% LAYAN DIGITAL 2028, INTEGRASI KE SUPERAPP "SAMARINDA SANTER"*
*SAMARINDA* – _imc news_ – Pemerintah Kota Samarinda terus mempercepat transformasi digital pemerintahan. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda menargetkan seluruh 300 layanan Pemkot dapat terdigitalisasi dalam 2 tahun ke depan.
Saat ini, berdasarkan dokumen Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2023, sebanyak 183 layanan atau 61% sudah terdigitalisasi. Sisanya 117 layanan atau 39% masih dalam proses.
_“Direncanakan dalam 2 Tahun seluruh layanan Kota Samarinda akan terdigitalisasi,”_ ujar pihak Diskominfo.
*1 SuperApp untuk Semua Layanan*
Salah satu program unggulan Smart Government Pemkot adalah integrasi seluruh layanan ke dalam *1 SuperApp "Samarinda Santer"*. Aplikasi ini akan memiliki 2 hak akses, yaitu untuk ASN dan Masyarakat.
Fitur yang sudah terintegrasi saat ini antara lain: RT Digital, Kecamatan Digital, Dukcapil Online, PBB Online, Aduan Online, dan Panggilan Darurat.
Selain itu Pemkot juga akan mengimplementasikan *Big Data* sebagai sumber utama Dashboard Executive untuk rujukan pengambilan kebijakan. Target 2028 seluruh layanan berbasis digital dan terintegrasi.
*Instruksi Wali Kota*
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mendukung penuh langkah digitalisasi ini. Ia menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah agar setiap pengembangan aplikasi harus mendapat rekomendasi dari Diskominfo dan bisa diakses oleh Diskominfo.
_“Segera dibuatkan edarannya, dan nanti saya tanda tangani,”_ pinta Andi Harun.
Wali Kota juga mendukung dibentuknya tim programmer kota Samarinda untuk pengembangan sistem secara mandiri.
Transformasi digital ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat terhadap layanan publik sekaligus meningkatkan efisiensi pemerintahan.
*Penulis: Syamsuddin.AR,S.sos Tim Redaksi IMC News Kepala Biro Kalimantan*
Editor Kamal Petta Pabbicara









0 Komentar