*WARTAWAN CELEBES INFORMASI ANDI RISAL PERTANYAKAN KINERJA POLRESTA SAMARINDA: APAKAH KAMI DIAKUI SEBAGAI MITRA? DIDUGA BEKINGI PENGUSAHA ILEGAL BBM, HASIL TEMUAN SUDAH TERBUKTI, KAPOLRI DIMINTA TIDAK DUDUK MANIS!*

                         


       *WARTAWAN CELEBES INFORMASI ANDI RISAL PERTANYAKAN KINERJA POLRESTA SAMARINDA: APAKAH KAMI DIAKUI SEBAGAI MITRA? DIDUGA BEKINGI PENGUSAHA ILEGAL BBM, HASIL TEMUAN SUDAH TERBUKTI, KAPOLRI DIMINTA TIDAK DUDUK MANIS!*

*SAMARINDA, IMC NEWS CELEBES -* Kekecewaan mendalam dirasakan oleh insan pers di Kalimantan Timur. *Andi Risal, Wartawan Media Cetak / Online CELEBES Magazine*, secara terbuka mempertanyakan kinerja dan keseriusan *Polresta Samarinda* dalam menindaklanjuti laporan dan temuan jurnalistik terkait maraknya pengusaha ilegal, khususnya *pengusaha ilegal BBM di wilayah hukum Samarinda.*

Kedatangannya di Polresta Samarinda Kaltim beberapa waktu lalu, menurutnya, *tidak ada yang kelihatan kinerjanya.* Laporan seolah menguap, temuan seolah tidak dianggap.

*PERTANYAAN MENDASAR INSAN PERS: APAKAH KAMI MASIH DIAKUI SEBAGAI MITRA POLRI?*

 Andi Risal mewakili suara banyak wartawan di lapangan bertanya dengan lantang:

*"A P A K A H  di  A K U I  B A H W A  K A M I  adalah  MITRANYA  POLRI?"*

Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 dengan jelas menyatakan bahwa pers adalah pilar keempat demokrasi dan mitra strategis Polri dalam menjaga Kamtibmas. Polri sendiri dalam program PRESISI selalu mengatakan pers adalah mitra.

Namun faktanya di lapangan Samarinda, ketika wartawan datang membawa data, membawa bukti, membawa hasil investigasi lapangan tentang dugaan BBM ilegal, justru terkesan diabaikan. Tidak ada tindak lanjut yang transparan. Tidak ada rilis resmi penindakan.

Lalu untuk apa ada Kemitraan Pers dan Polri jika laporan wartawan tidak dihargai?

*DUGAAN SERIUS: OKNUM POLRESTA SAMARINDA DIDUGA MEMBEKINGI PENGUSAHA ILEGAL BBM*

Yang lebih serius lagi, Andi Risal dan tim Imc News- di lapangan menemukan adanya *dugaan kuat oknum anggota Polresta Samarinda diduga membekingi pengusaha ilegal, khususnya pengusaha ilegal BBM.*

Dugaan ini muncul bukan tanpa dasar. Di lapangan, aktivitas pengusaha ilegal BBM berjalan mulus, terang-terangan, berton-ton BBM jenis solar subsidi dan industri diduga diperjualbelikan tanpa izin, namun tidak pernah tersentuh hukum. Padahal lokasi, foto, video, dan saksi sudah dikantongi oleh wartawan Imcnews Celebes magazine 

> "Kalau bukan dibekingi, mustahil bisa selancar itu. Kami sudah laporkan, kami sudah datang langsung ke Polresta Samarinda. Tapi sampai hari ini, tidak ada tindakan. Kami menduga ada oknum yang bermain," ujar Andi Rizal dengan nada kecewa kepada redaksi IMC News Celebes.

*HASIL TEMUAN WARTAWAN  SUDAH TERBUKTI DI LAPANGAN*

Andi Risal menegaskan, apa yang diberitakan oleh *Media Cetak / Online Imc News- Celebes Magazine bukanlah hoax, bukan fitnah, tapi sudah terbukti di lapangan.*

Tim telah melakukan investigasi langsung:
- Gudang penimbunan BBM ilegal ada.
- Aktivitas bongkar muat BBM dari tangki ke jerigen dan tedmon ada.
- Truk-truk pengangkut BBM ilegal keluar masuk pada malam hari ada.
- Bukti foto dan video sudah lengkap dan sudah diserahkan.

Semua temuan tersebut sudah dipublikasikan di media Imc News- Celebes Magazine sebagai bentuk kontrol sosial. Namun, sangat disayangkan, hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata dari Polresta Samarinda.

*SERUAN KERAS UNTUK BAPAK KAPOLRI: JANGAN DUDUK MANIS!*

Melalui rilis ini, Andi Risal dan segenap insan pers Imc News- Celebes Magazine menyampaikan seruan keras kepada *Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo:*

> "Ini Bapak Kapolri tidak bisa duduk manis tanpa membaca, atau melirik media ini. Kami di daerah berjuang mengungkap kebenaran. Kami butuh dukungan dari Mabes Polri. Jika Polresta Samarinda tidak mampu menindak, maka kami minta Mabes Polri, Polda Kaltim, dan Propam turun langsung sidak ke Samarinda. Bongkar mafia BBM ilegal yang merugikan negara miliaran rupiah ini!"

Kerugian negara akibat BBM ilegal sangat besar. Subsidi yang seharusnya untuk rakyat kecil nelayan dan petani, justru dinikmati oleh mafia.

*TUNTUTAN ANDI RISAL & Imc News- Celebes Magazine:*

1.  *Kapolda Kaltim* diminta evaluasi kinerja Kapolresta Samarinda dan Kasat Reskrim.
2.  *Bid Propam Polda Kaltim dan Div Propam Mabes Polri* diminta periksa dugaan oknum anggota Polresta Samarinda yang diduga bekingi pengusaha ilegal BBM.
3.  *BPH Migas dan Pertamina* diminta audit penyaluran BBM di Samarinda.
4.  *Kapolri* diminta buka mata, baca dan tindak lanjuti pemberitaan Celebes Informasi sebagai masukan berharga untuk bersih-bersih internal.

*PENUTUP: KAMI TETAP BERSUARA UNTUK KEADILAN*

Meski kecewa, Andi Rizal menegaskan bahwa dirinya dan Imc News- Celebes Magazine tidak akan pernah mundur untuk menyuarakan kebenaran.

"Kami akan terus menulis. Kami akan terus mengungkap. Pers tidak boleh bungkam hanya karena laporan kami diabaikan. Jika Polresta Samarinda diam, kami akan bersuara lebih keras ke Polda, ke Mabes, dan ke Presiden. Karena kami yakin, masih banyak Polisi yang baik dan jujur di negeri ini."

*Laporan: Andi Risal - Wartawan Celebes Informasi*
*Redaksi: IMC News Celebes - Biro Kaltim*
Editor Syamsuddin. AR
*Lokasi: Samarinda, Kalimantan Timur*

*Tagar:* #PolrestaSamarinda #PoldaKaltim #Kapolri #BBMIlegal #MafiaBBM #CelebesInformasi #AndiRisal #Wartawan #IMCNewsCelebes #BersuaraUntukKeadilan
  

ULDIA CLEB

E REM
o Vra
ido iral ...!. Ibu Subia



o Berantas Bos

lestarikan Adat Dan Budaya Sulawesi Selatan

          


I


Posting Komentar

0 Komentar