Foto: Dokumentasi Pengrajin Sappa Bulo Tamalate*
*Makassar, http://IMCNews.co.id* – Para pengerajin pandai besi Sappa Bulo di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, berharap pemerintah hadir memberi bimbingan teknis dan arahan pemasaran. Tujuannya jelas: meningkatkan mutu produksi sekaligus membuka akses pasar yang tepat agar kesejahteraan pengrajin Sappa Bulo bisa meningkat.
Sappa Bulo merupakan warisan budaya Bugis Makassar yang masih dipertahankan di Tamalate. Namun para pandai besi mengaku menghadapi kendala klasik: teknik tempa tradisional sulit bersaing dengan produk pabrikan, dan pemasaran masih terbatas dari mulut ke mulut.
“Kami berharap ada bimbingan dari Dinas Perindustrian, Disperindag, atau lembaga terkait. Mulai dari pelatihan mutu tempa, standarisasi, sampai pelatihan digital marketing. Kalau pasarnya jelas, insya Allah pengrajin Sappa Bulo bisa lebih sejahtera,” ujar salah satu pengrajin Sappa Bulo, saat ditemui IMC News, Senin [29/9/2026].
Para pengerajin juga meminta pemerintah memfasilitasi pameran, kerja sama dengan UMKM, hingga akses ke marketplace. Dengan begitu, Sappa Bulo tidak hanya jadi benda pusaka, tapi juga produk unggulan yang punya nilai ekonomi tinggi.
Pemerintah Kecamatan Tamalate sebelumnya telah beberapa kali mengapresiasi keberadaan pengrajin Sappa Bulo sebagai aset budaya Makassar. Kini warga berharap apresiasi itu ditindaklanjuti dengan program pembinaan nyata.
Jika harapan ini terwujud, Sappa Bulo Tamalate berpotensi jadi ikon ekonomi kreatif berbasis budaya Makassar yang mengangkat nama Kecamatan Tamalate di tingkat provinsi hingga nasional.
*Penulis: Ogie Putra Kamal Tim IMC News Makassar*






0 Komentar