IIlustresi
*Warga Desa Pokkang, Kalukku Mendesak Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum*
*MAMUJU, http://IMCNews.co.id* – Warga Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju mengeluhkan minimnya penerangan lampu jalan di wilayahnya. Kondisi gelap gulita di malam hari dikhawatirkan memicu kecelakaan dan rawan aksi kriminalitas.
Desa Pokkang yang terdiri dari 9 dusun dengan jumlah penduduk 2.219 jiwa dan 559 kepala keluarga hingga kini belum memiliki Penerangan Jalan Umum (PJU) yang memadai. Jalan poros desa dan akses ke Dusun Pokkang, Tapparang, hingga Takapak Indah masih gelap saat malam.
“Kami takut keluar malam. Anak-anak pulang mengaji, warga ke masjid, semua was-was. Pernah ada warga jatuh karena tidak lihat lubang jalan,” kata Pak Gnrong warga masyarakat, salah satu warga Dusun Pokkang, Selasa [29/9/2026].
*Rawan Laka dan Kriminal*
Lampu penerangan jalan adalah fasilitas vital yang berfungsi memberi penerangan ruang lalu lintas agar pengguna jalan nyaman dan aman berkendara malam hari, serta mengurangi kecelakaan dan kriminalitas.
Warga menyebut beberapa titik rawan: tikungan Dusun Pokkang, depan SD Negeri Tapparang, dan jalan menuju Sungai Tasiu yang berbatasan langsung dengan desa.
*Desakan ke Pemkab Mamuju*
Kepala Desa Pokkang berharap Pemkab Mamuju melalui Dinas Perhubungan segera memprogramkan pemasangan PJU, minimal di titik strategis seperti depan sekolah, masjid, dan persimpangan.
“Desa kami luasnya 17,35 Km². Kalau ada PJU, aktivitas ekonomi malam bisa hidup. Anak sekolah aman, ibu-ibu ke posyandu tidak takut,” ujarnya.
Program KKN di daerah lain membuktikan pemasangan lampu LED 18 watt di titik strategis mampu meningkatkan visibilitas malam, mengurangi area gelap rawan kecelakaan dan kriminal.
Warga Pokkang siap mendukung lewat gotong royong jika tiang dan lampu disediakan pemerintah. Mereka juga meminta anggota DPRD Mamuju dapil Kalukku mengawal aspirasi ini di APBD 2027.
.png)





0 Komentar