Laskar Merah Putih Indonesia Sulsel Soroti Anarkis Geng Motor Makassar, Ketua LMPI: “Negara Jangan Kalah”*

           

        *: Ketua LMPI Sulsel Andi Nur Alim saat ditemui di Warkop Bundu*

*Laskar Merah Putih Indonesia Sulsel Soroti Anarkis Geng Motor Makassar, Ketua LMPI: “Negara Jangan Kalah”*  

*Ditemui di Warkop Bundu Jl. Talasalapang, Selasa 2 Mei 2026*

*MAKASSAR, http://IMCNews.co.id* – Markas Daerah Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Sulawesi Selatan angkat suara terkait maraknya aksi anarkis geng motor di Kota Makassar. Ketua LMPI Sulsel, Andi Nur Alim, menegaskan situasi sudah darurat dan mendesak aparat bertindak tanpa kompromi.

Pernyataan itu disampaikan Irwan saat ditemui di *Warkop Bundu, Jl. Talasalapang, Makassar, Selasa 2 Mei 2026*.

“Geng motor di Makassar sudah kelewatan. Bawa parang, busur, samurai, serang warga tidak bersalah. Ini teror jalanan. LMPI Sulsel minta negara hadir. Jangan sampai kalah sama kelompok kriminal,” tegas Irwan.

*Fakta Aksi Brutal Geng Motor*  

LMPI Sulsel menyoroti sejumlah kasus yang meresahkan:


1. *19-20 Juli 2025*: Polrestabes Makassar menangkap 23 anggota geng motor usai serang warga di Jl. Dangko, Jl. Cendrawasih, dan Jl. A.P. Pettarani. 5 warga jadi korban pembacokan. Dari 23 pelaku, 19 orang masih di bawah umur.

2. *5 Oktober 2025*: Polsek Manggala meringkus 6 anggota geng “Terobos” pelaku penyerangan pakai busur panah dan batu di Antang.

3. *14 Oktober 2025*: Geng motor serang warga di Jl. Andi Jema, Rapocini. Satu korban tertancap anak panah di dada.

Modusnya sama: konvoi “rolling” tengah malam, bawa senjata tajam, janjian tawuran via medsos dengan istilah “COD”, lalu serang warga yang ditemui di jalan.

*10 Geng Motor Anarkis di Makassar*  

Data kepolisian menyebut sedikitnya 10 geng motor subkultural tumbuh di Makassar: *Mappakoe, Lontara, Sekicol/Skejol, Tetta, Lada Hitam, May in Moral, Halilintar, Copergo, Cooper, Batu Lase*. Bermula dari balap liar, kini berulah brutal: rampok minimarket, perang kelompok, hingga serang warga acak.

*Tiga Tuntutan LMPI Sulsel*  

Andi Nur Alim yang memimpin LMPI Mada Sulsel menyampaikan sikap organisasi:

1. *Tindak Tegas*: Apresiasi Polrestabes Makassar. Minta pelaku dijerat Pasal 170 KUHP ancaman 9 tahun dan UU Darurat sajam ancaman 12 tahun. “Jangan kasih ruang.”

2. *Pembinaan Lintas Sektor*: Penanganan tidak cukup patroli. Butuh pembinaan keluarga, sekolah, lingkungan sosial, dan pendekatan agama agar anak muda punya moral.

3. *Salurkan Energi Positif*: Dorong Pemkot Makassar & IMI fasilitasi road race resmi, sirkuit, dan pelatihan mekanik. “Anak muda butuh wadah, bukan dibiarkan lari ke geng motor.”

“Kalau wibawa hukum runtuh, warga bisa main hakim sendiri. LMPI Sulsel siap bersinergi patroli swakarsa bersama TNI-Polri di titik rawan,” tutup Andi.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana sebelumnya merinci korban penyerangan Juli 2025 sebanyak 5 orang: dua di Jl. Dangko, dua di Cendrawasih, satu di A.P. Pettarani.

*Penulis: Mustafa Kamal Tim IMC News Makassar*  

Pewarta : .  Anis Andriady/Bastu 

Editor     :  Kamal/ANS7

o VralIu Ini 

ido iral ...!. Ibu Subiao Berantas Bos

lestarikan Adat Dan Budaya Sulawesi Selatan



       





Posting Komentar

0 Komentar