Pemkot Makassar Diminta Perhatikan Pak Oga: Dibina & Dihargai
*MAKASSAR* – IMC news, Peran warga yang membantu mengatur kendaraan di sudut-sudut jalan padat, yang selama ini akrab disebut “Pak Oga”, dinilai sangat membantu kinerja Dinas Perhubungan dan Polisi Lalu Lintas. Masyarakat berharap Pemerintah Kota Makassar memperhatikan nasib mereka, membina, bahkan memberi penghargaan.
“Pekerjaan Pak Oga sangat membantu pihak LLAJR dan Polantas. Warga masyarakat berharap agar Pak Oga justru harus dibina dan diberi penghargaan karena sangat membantu tugas mengatur kendaraan di setiap sudut jalan padat kendaraan,” ujar warga saat dimintai pendapat, Jumat 4/4/2026.
*TANPA GAJI, HIDUP DARI BELAS KASIH*
Yang jadi sorotan: mereka tidak digaji negara dan tidak memaksa meminta upah. Penghasilan hanya dari belas kasih pengendara yang lewat. Uang receh itu dipakai untuk kebutuhan dasar, termasuk membeli beras untuk keluarga sepulang kerja.
Mohon juga agar jangan disebut Pak Oga,” tambah warga. Istilah “Pak Oga” dinilai kurang pantas karena memberi konotasi negatif, padahal pekerjaan mereka nyata membantu kelancaran lalu lintas.
*DARI LIAR JADI TENAGA TERLATIH*
Masyarakat berharap Pemkot atau instansi terkait hadir membina mereka agar punya keterampilan resmi mengatur jalan. Dengan pembinaan, mereka bisa menjadi “tenaga skill” yang tertib, tidak lagi liar, dan justru mencegah gangguan ketertiban umum serta potensi pelanggaran hukum.
“Hal ini juga bisa disebut membuka lapangan kerja. Karena kalau pulang bisa bawa pulang beli beras untuk keluarganya. Masyarakat berharap pemerintah bisa membina agar bisa menjadi tenaga skill untuk mengatur jalan dengan baik,” jelasnya.
*AJAKAN KEPADA PEMKOT*
Lewat rilis ini, warga menitipkan harapan agar Pemkot Makassar bersama Dishub dan Polrestabes:
1. *Mengganti sebutan* “Pak Oga” dengan sebutan lebih manusiawi dan profesional
2. *Memberi pembinaan & pelatihan* dasar pengaturan lalu lintas dan keselamatan
3. *Memberi penghargaan* sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka
4. *Mengkaji skema bantuan* agar mereka tidak sepenuhnya bergantung pada belas kasihan pengendara
Kehadiran mereka di persimpangan padat terbukti mengurangi kemacetan dan membantu pejalan kaki. Jika dibina dengan baik, mereka bisa menjadi mitra Pemkot dalam menjaga ketertiban jalan.
*Catatan Redaksi IMC News:*
Rilis ini disusun berdasarkan aspirasi masyarakat. IMC News membuka ruang hak jawab bagi Pemkot Makassar, Dishub, dan Polrestabes Makassar untuk memberi tanggapan resmi.
*Narahubung Media:*
.Mustafa Kamal | Wartawan IMC News
WA: 081247125259






0 Komentar