*IMC NEWS CELEBES MAGAZINE LUNCURKAN EDISI KHUSUS PELESTARIAN BUDAYA: SOROTI PERAN KAMAL PETTA PABBICARA DALAM MENJAGA ADAT DAN BUDAYA CELEBES*
*Makassar, 21 Oktober 2026* - Di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi yang mengikis nilai-nilai lokal, *IMC NEWS CELEBES MAGAZINE* hadir dengan komitmen kuat melalui peluncuran *Edisi Khusus Pelestarian Budaya Sulawesi Selatan* dengan tajuk utama: *"LESTARIKAN ADAT DAN BUDAYA CELEBES"*.
Edisi prestisius kali ini menampilkan sosok yang dikenal konsisten dalam gerakan kebudayaan dan sosial kemasyarakatan, yakni *Kamal Petta Pabbicara*, yang didaulat sebagai Tokoh Inspiratif Pelestari Adat Celebes.
*MAKNA VISUAL COVER: FILOSOFI PINISI DAN SENJA CELEBES*
Cover majalah tidak dibuat secara kebetulan. Pemilihan latar laut lepas dengan lima Kapal Pinisi yang berlayar di bawah cahaya senja keemasan memiliki makna filosofis mendalam.
Pinisi adalah mahakarya peradaban Bugis Makassar yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia. Ia melambangkan ketangguhan, keberanian, dan kearifan navigasi leluhur Celebes. Senja keemasan melambangkan kejayaan yang harus terus dijaga agar tidak tenggelam.
Ornamen emas dengan aksara Lontara dan motif perahu tradisional di sisi cover menegaskan bahwa budaya Celebes adalah kemewahan yang sesungguhnya, warisan yang nilainya melebihi emas.
Dengan balutan Jas Tutup Hitam Beludru adat Bugis Makassar, songkok hitam dan atribut kebesaran, Kamal Petta Pabbicara tampil berwibawa sebagai representasi _Tau Acca_ - manusia cerdas yang menjaga adab.
*PESAN UTAMA: ADAT ADALAH IDENTITAS*
Dalam wawancara eksklusif yang menjadi laporan utama majalah setebal 52 halaman ini, Kamal Petta Pabbicara menegaskan tiga pilar utama pelestarian:
*1. Menjaga Warisan (Puang Nia' A' Warisanna)*
Warisan bukan hanya benda pusaka, tetapi nilai, bahasa, aksara Lontara, tudang sipulung, dan sistem kekerabatan. Menurutnya, generasi hari ini memiliki utang sejarah kepada leluhur untuk tidak membiarkan warisan itu punah.
*2. Memperkuat Identitas (Pappasekang Jatidiri)*
Di era digital, identitas Bugis, Makassar, Mandar, Toraja harus menjadi filter. Prinsip _Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainga_ harus menjadi kurikulum kehidupan, bukan sekadar hafalan.
*3. Mewariskan Untuk Generasi (Pattarimai Ri Ana' Cucunta)*
Pelestarian tidak akan berarti jika tidak diwariskan. Kamal Petta Pabbicara mendorong agar setiap keluarga menjadi sekolah adat pertama, mengajarkan bahasa ibu dan kisah kepahlawanan leluhur Celebes.
Beliau berpesan:
> "Kita boleh maju, kita boleh modern, tapi jangan pernah tercerabut dari akar. Adat dan budaya Celebes adalah kompas moral kita. Kapal Pinisi tidak akan pernah sampai tujuan jika nahkodanya kehilangan bintang penunjuk. Adat itulah bintang kita."
> *- Kamal Petta Pabbicara*
*GERAKAN KOLEKTIF*
IMC NEWS CELEBES MAGAZINE edisi ini juga merangkum pandangan dari Dewan Adat Sulawesi Selatan, akademisi UNHAS, budayawan, dan pelaku UMKM budaya. Majalah ini diharapkan menjadi dokumen rujukan dan pemicu gerakan kolektif pelestarian.
Pimpinan Redaksi IMC NEWS CELEBES MAGAZINE menyatakan, pemilihan Kamal Petta Pabbicara adalah bentuk apresiasi terhadap dedikasi beliau yang tidak pernah lelah bersuara tentang pentingnya menjaga marwah Celebes di berbagai forum lokal hingga nasional.
Edisi khusus ini akan diluncurkan secara resmi dalam acara *Malam Apresiasi Budaya Celebes 2026* di Makassar, dan akan didistribusikan dalam versi cetak eksklusif (limited edition) dan versi digital e-magazine yang dapat diakses melalui kanal resmi IMC NEWS.
Kami mengundang seluruh stakeholder, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, dan media untuk bersinergi.
*Tentang IMC NEWS CELEBES MAGAZINE*
Adalah majalah inspiratif dan berwawasan kebudayaan yang berfokus pada pengangkatan tokoh, sejarah, adat, dan potensi Sulawesi Selatan untuk dunia. Dengan tagline _Celebes Mendunia dari Budaya_.
*Narahubung Media:*
Redaksi IMC NEWS CELEBES MAGAZINE
Email: redaksi@imcnewscelebes.com
Makassar - Sulawesi Selatan
*#LestarikanAdatDanBudayaCelebes #IMCNewsCelebesMagazine #KamalPettaPabbicara #BudayaBugisMakassar #PinisiMendunia*
5









0 Komentar