*Raja Kanjilo dan Masa Kejayaannya: Mansyur Kr. Naro Resmi Dilantik, Dorong Ballalompoa Jadi Situs Budaya*

               

(foto Mansyur Kr.Naro/©ok.Pribadi

*GOWA, http://IMCNews.co.id* – Kerajaan Kanjilo merupakan salah satu kerajaan lokal di wilayah Kabupaten Gowa yang pernah mengalami masa kejayaan sebelum dan sesudah integrasi ke dalam Kerajaan Gowa-Tallo. Saat ini, estafet pemangku adat Kanjilo resmi dipegang oleh Mansyur Karaeng Naro usai dilantik di Ballalompoa Kanjilo, Kecamatan Barombong.

*1. Sekilas Masa Kejayaan Kanjilo*  

Sejarawan Unhas, *Dr. Edward L. Poelinggomang*, menyebut Kanjilo dikenal sebagai wilayah _palili_ atau kerajaan bawahan Gowa yang kuat di pesisir barat. “Kanjilo berjaya karena posisi strategis di jalur niaga Makassar–Takalar. Komoditasnya beras, kelapa, dan ikan kering. Raja Kanjilo juga punya pengaruh adat besar di Barombong hingga Somba Opu,” ujarnya, Rabu 11/6/2026.

Foto Piagam penghargaan untuk pemangku adat Kanjilo yang di berikan kepada Mansyur Kr.Naro/ dok pribadi


Puncak kejayaan Kanjilo terjadi abad ke-17 saat di bawah pengaruh Gowa. Ballalompoa atau rumah besar raja menjadi pusat pemerintahan dan musyawarah adat _tudang sipulung_.

*2. Silsilah Singkat Raja Kanjilo*  

Berdasarkan catatan pemangku adat dan _Lontara Patturioloang Kanjilo_, garis silsilah penting antara lain:  

1. *I Maninrori Karaeng Kanjilo* – Raja awal yang membuka pemukiman.  

2. *I Mangngayoang Berang Karaeng Kanjilo* – Era perluasan pengaruh ke pesisir.  

3. *I Mallombasi Karaeng Kanjilo* – Masa integrasi dengan Gowa-Tallo.  

4. *I Makkulawu Daeng Ngasseng* – Memperkuat struktur adat.  

5. *Andi Mappasanda Karaeng Bonto* – Transisi ke era kemerdekaan.  

6. *Mansyur Karaeng Naro* – Pemangku adat saat ini, dilantik 2026.  

_Catatan Redaksi: Silsilah lengkap bersifat dinamis sesuai versi keluarga. IMC News terbuka untuk koreksi data dari rumpun keluarga besar Kanjilo._

*3. Mansyur Kr. Naro Dilantik, Fokus Pelestarian*  

Mansyur Kr. Naro dilantik oleh Dewan Adat Kanjilo disaksikan tokoh masyarakat dan Pemkab Gowa. Dalam pidatonya, ia menegaskan komitmen jaga adat. 

“Tugas saya bukan cari kuasa, tapi rawat _siri’ na pacce_. Anak muda Kanjilo harus tahu sejarahnya. Kalau bukan kita, siapa lagi,” kata Mansyur.

*4. Dorong Ballalompoa Kanjilo Masuk Cagar Budaya*  

Generasi muda Kanjilo berharap Ballalompoa Kanjilo segera ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya dan Museum. Rumah panggung berusia lebih 100 tahun itu menyimpan _lontara_, benda pusaka, dan foto raja-raja Kanjilo.

Ketua Komunitas Pemerhati Sejarah Kanjilo, *Andi Tenri Sanna*, mengatakan timnya sudah siapkan naskah akademik. “Kami minta Disdikbud Gowa dan BPK Wilayah Sulsel bantu dorong ke Kemendikbudristek. Kalau sudah jadi cagar budaya, bisa dapat DAK untuk revitalisasi,” ujarnya.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Gowa, *Taufiq,S.Sos*, menyambut baik. “Sudah masuk usulan 2026. Tim kami akan verifikasi lapangan ke Ballalompoa Kanjilo bulan depan,” katanya.

*Penulis: Mustafa Kamal Tim IMC News*  

*Editor: Anis Andriyadi

Pewarta : .  Anis Andriady/Bastu 

Editor     :  Kamal/ANS7

o Vra
ido iral ...!. Ibu Subiao Berantas Bos


lestarikan Adat Dan Budaya Sulawesi Selatan


Pewarta : .  Anis Andriady/Bastu 

Editor     :  Kamal/ANS7

o Vra
ido iral ...!. Ibu Subiao Berantas Bos

lestarikan Adat Dan Budaya Sulawesi Selatan






Posting Komentar

0 Komentar